<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Mnarief's Weblog</title>
	<atom:link href="http://mnarief.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mnarief.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sat, 03 Nov 2007 13:44:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='mnarief.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Mnarief's Weblog</title>
		<link>http://mnarief.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://mnarief.wordpress.com/osd.xml" title="Mnarief&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://mnarief.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Dunia Manajemen Media</title>
		<link>http://mnarief.wordpress.com/2007/11/03/dunia-manajemen-media/</link>
		<comments>http://mnarief.wordpress.com/2007/11/03/dunia-manajemen-media/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Nov 2007 13:42:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mnarief</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mnarief.wordpress.com/2007/11/03/dunia-manajemen-media/</guid>
		<description><![CDATA[Manajemen media massa perlu ditingkatkan Samarinda, Kompas &#8211; Belanja masyarakat Indonesia untuk media cetak saat ini masih sangat rendah. Data yang dimiliki Serikat Penerbit Surat Kabar menunjukkan, masyarakat Indonesia lebih banyak membelanjakan uang untuk membeli rokok dibandingkan membeli media cetak. Hal itu juga menunjukkan, pemasaran yang dilakukan perusahaan rokok jauh lebih berhasil dibandingkan dengan perusahaan media [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mnarief.wordpress.com&amp;blog=1968888&amp;post=7&amp;subd=mnarief&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span><font face="Times New Roman">Manajemen media massa perlu ditingkatkan</font></span></strong><strong><span><font face="Times New Roman"> </font></span></strong><span><font face="Times New Roman">Samarinda, Kompas &#8211; Belanja masyarakat Indonesia untuk media cetak saat ini masih sangat rendah. Data yang dimiliki Serikat Penerbit Surat Kabar menunjukkan, masyarakat Indonesia lebih banyak membelanjakan uang untuk membeli rokok dibandingkan membeli media cetak. Hal itu juga menunjukkan, pemasaran yang dilakukan perusahaan rokok jauh lebih berhasil dibandingkan dengan perusahaan media massa. </font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman">&#8220;Empat tahun lalu kami menemukan fakta, spending untuk surat kabar Rp 4,9 triliun per tahun. Spending untuk rokok Rp 150 triliun per tahun,&#8221; kata anggota Serikat Penerbit Surat Kabar Leo Batubara dalam Konvensi Nasional Media Massa di Samarinda, Kamis (8/2). </font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman">Konvensi digelar dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) yang akan digelar hari Jumat ini. Menurut rencana, peringatan HPN ini akan dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla.</font></span><span style="font-family:'Arial Narrow';"><a href="http://mediacare.blogspot.com/2007/02/manajemen-media-massa-perlu.html">http://mediacare.blogspot.com/2007/02/manajemen-media-massa-perlu.html</a></span><span style="font-family:'Arial Narrow';">Google,03.11.07 19:48</span><span style="font-family:'Arial Narrow';"> </span><strong><span><font face="Times New Roman">Menyoal Media Plat Merah, “Media” Milik Pemerintah</font></span></strong><span><font face="Times New Roman">Di tengah makin beragamnya sumber informasi (multy source information), banyak instansi pemerintah yang telah mengembangkan media berita baik dalam bentuk tercetak maupun dalam format elektronik dan multimedia.</font></span><span><font face="Times New Roman">Reformasi telah mengubah peta kompetisi dan kepemilikan media massa di Indonesia. Sejak keran kebebasan pers dibuka yang diiringi deregulasi di bidang pers dan penyiaran, dunia informasi dan komunikasi serta media massa boleh dikatakan mengalami booming.<span>  </span>Di Indonesia masa lalu hidup dan perkembangan media cetak sulit bisa dibayangkan karena adanya peraturan tentang SIUPP. Izin untuk menerbitkan koran, misalnya, bisa mencapai ratusan juta rupiah, sehingga tak semua pihak memiliki kesempatan untuk menerbikan media cetak.</font></span><span><font face="Times New Roman">Di masa ini pula banyak beredar media alternatif yang dikelola masyarakat secara otonom. Di tengah banyak pilihan ragam dan jenis media yang dapat dipergunakan oleh masyarakat, maka informasi pemerintah pun secara logis harus berusaha lebih keras bertarung dalam lalu lintas informasi yang ada, alih-alih harus mampu bersaing dengan media lainnya, agar mendapatkan perhatian masyar</font></span><span style="font-family:'Arial Narrow';">akat.</span><span style="font-family:'Arial Narrow';"><a href="http://myhafaz.wordpress.com/2007/09/05/menyoal-media-plat-merah-media-milik-pemerintah/">http://myhafaz.wordpress.com/2007/09/05/menyoal-media-plat-merah-media-milik-pemerintah/</a></span><span style="font-family:'Arial Narrow';">Google,03.11.07 19:54</span><span style="font-family:'Arial Narrow';"> </span><strong><span><font face="Times New Roman">NO MORE DRAMA, PLEASE…..</font></span></strong><strong><span><font face="Times New Roman"><span>                       </span></font></span></strong><span><font face="Times New Roman">Semalam (tepatnya menjelang tengah malam), sebuah stasiun televisi swasta nasional dalam program beritanya melaporkan demonstrasi buruh di daerah Bogor, Jawa Barat yang terjadi siang harinya (27 Juni 2006). Kasusnya klise: pemilik modal tidak membayar gaji para buruh berbulan-bulan.</font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman">Laporannya juga klise: berisi berita dengan narasi dibacakan pihak stasiun televisi tentang pengusaha yang tidak membayar-bayar gaji para buruh (tanpa disertai pernyataan dari pihak pengusaha). Yang mengganggu dari berita tersebut adalah karena di bagian akhir, pihak stasiun memperlihatkan potongan wawancara seorang buruh perempuan yang sesenggukan (sampai kalimat yang diucapkannya tidak jelas) karena berhutang sampai satu juta rupiah ke beberapa warung demi menghidupi anak-anaknya. Durasi wawancara (eh…masih bisa dibilang wawancara nggak ya, kalau apa yang diucapkan narasumber sama sekali nggak jelas dari awal sampai akhir?) berisi tangisan ini bisa dibilang cukup panjang dibanding panjang segmen berita berisi demonstrasi buruh tersebut, yang hanya 2 sampai 3 menit-an.</font></span><span><a href="http://serampangan-bermedia.blogspot.com/2006_06_01_archive.html"><font face="Times New Roman">http://serampangan-bermedia.blogspot.com/2006_06_01_archive.html</font></a></span><span><font face="Times New Roman">Google,03.11.07 20:00</font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><strong><span><font face="Times New Roman">Kawah Candradimuka Jurnalis dan Penulis Pelajar</font></span></strong><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman">Pernah nggak Belia membaca berita di koran sampai terbawa perasaan? Mungkin Belia membaca berita tentang tragedi bencana tsunami di Aceh kemarin, sampai-sampai tak kuasa menahan titik-titik air mata karena menahan rasa sedih. Atau mungkin pernah mendengarkan siaran radio sampai terpingkal-pingkal karena materi siaran penyiar yang lucu banget? </font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman">Well, pastinya begitu. Terkadang hal-hal seperti itu membuat sering bertanya-tanya “bagaimana ‘sih caranya bisa membuat tulisan yang menarik seperti di koran? Gimana ‘ya bikin materi siaran radio yang menarik? Bagaimana ‘sih prosedur membuat sebuah berita untuk siaran TV?.” Nah, boleh diakui atau tidak, Belia yang memiliki minat untuk mendalami (atau at least sekadar mengetahui) kegiatan jurnalistik memang lumayan besar. </font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span><font face="Times New Roman">Simpelnya, lihat aja mading sekolah. Sepertinya hampir semua sekolah memiliki mading dan berjalan dengan manajemen yang baik. Ini sekadar contoh kecil buat mengilustrasikan sebesar apa minat Belia terhadap dunia jurnalistik.</font></span><span style="font-family:'Arial Narrow';"><a href="http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/belia/040105/08aksi.htm">http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/belia/040105/08aksi.htm</a></span><span style="font-family:'Arial Narrow';">Google,03.11.07 20:04</span><span style="font-family:'Arial Narrow';"> </span><strong><span><font face="Times New Roman">Dunia Manajemen &amp; Bisnis <span></span><span> </span><span>           </span><span> </span></font></span></strong><strong><span><font face="Times New Roman">Chemophobia, Penyakit Baru Masyarakat Indonesia</font></span></strong><strong><span><font face="Times New Roman">oleh : Yeni H. Simanjuntak</font></span></strong><strong><span><font face="Times New Roman"> </font></span></strong><span><font face="Times New Roman">Pemberitaan dan isu penggunaan formalin pada berbagai produk makanan beberapa waktu lalu ternyata telah menimbulkan satu jenis penyakit baru yaitu chemophobia atau ketakutan berlebihan terhadap bahan kimia. </font></span><span><font face="Times New Roman">Tapi, siapa sih yang tidak khawatir bila makanan di meja makan Anda ternyata diawetkan dengan bahan pengawet mayat dan diwarnai dengan zat pewarna tekstil? </font></span><span><font face="Times New Roman">Kendati tidak memberikan indikator yang jelas dan pasti, Ketua Dewan Pakar Pusat Informasi Produk Industri Makanan dan Minuman (PIPIMM) F.G. Winarno yakin sebagian besar masyarakat Indonesia telah dihantui ketakutan berlebihan pada bahan kimia. </font></span><span><font face="Times New Roman">Ketakutan tersebut juga diperparah oleh hasil penelitian sejumlah pihak yang dirilis ke publik mengenai bahaya zat-zat pengawet pada makanan dan minuman. Penyakit-penyakit kronis seperti kanker, ginjal, dan penyakit berbahaya lainnya disebut-sebut dapat dipicu oleh penggunaan bahan-bahan kimia pada makanan. Jadi wajarlah bila sebagian masyarakat memilih untuk menjauhi makanan dan minuman berpengawet. </font></span><span><font face="Times New Roman">Meskipun chemophobia itu diperkirakan tidak akan berlangsung lama-karena &#8216;tradisi&#8217; masyarakat Indonesia yang cenderung mudah lupa-sejumlah pihak yang berkepentingan dengan industri makanan dan minuman kemasan sudah menyuarakan kekhawatirannya.</font></span><span><a href="http://www.erlangga.co.id/"><font face="Times New Roman">http://www.erlangga.co.id/</font></a></span><span><font face="Times New Roman">Google,03.11.07 20:12</font></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mnarief.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mnarief.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mnarief.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mnarief.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mnarief.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mnarief.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mnarief.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mnarief.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mnarief.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mnarief.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mnarief.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mnarief.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mnarief.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mnarief.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mnarief.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mnarief.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mnarief.wordpress.com&amp;blog=1968888&amp;post=7&amp;subd=mnarief&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mnarief.wordpress.com/2007/11/03/dunia-manajemen-media/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8be03d635cf526186e8a4488bfa77fa1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mnarief</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dunia Broadcasting</title>
		<link>http://mnarief.wordpress.com/2007/11/03/dunia-broadcasting/</link>
		<comments>http://mnarief.wordpress.com/2007/11/03/dunia-broadcasting/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Nov 2007 13:41:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mnarief</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mnarief.wordpress.com/2007/11/03/dunia-broadcasting/</guid>
		<description><![CDATA[TV Broadcasting  Multimedia Broadcasting memadukan antara unsur pengambilan sebuah gambar dan permainan sebuah effect kamera yang terdapat pada setting menu serta jenis kamera dan sebuah effect software komputer yang dimainkan oleh seorang animator. Dari perpaduan kedua unsur tersebut dapat menghasilkan output tampilan yang sangat mengagumkan dan mempunyai nilai jual sangat tinggi di dunia broadcasting. Tidak mustahil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mnarief.wordpress.com&amp;blog=1968888&amp;post=6&amp;subd=mnarief&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2><span style="font-size:12pt;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';">TV Broadcasting</span></h2>
<p><font face="Times New Roman"> Multimedia Broadcasting memadukan antara unsur pengambilan sebuah gambar dan permainan sebuah effect kamera yang terdapat pada setting menu serta jenis kamera dan sebuah effect software komputer yang dimainkan oleh seorang animator. Dari perpaduan kedua unsur tersebut dapat menghasilkan output tampilan yang sangat mengagumkan dan mempunyai nilai jual sangat tinggi di dunia broadcasting.</font></p>
<p><font face="Times New Roman">Tidak mustahil jika semakin banyak channel televisi yang muncul di layar kaca maka semakin banyak pula Production House yang menawarkan jasa untuk memproduksi sebuah program acara yang kemudian akan di jual ke pihak televisi.</font></p>
<p><font face="Times New Roman">Penayangan sebuah program acara televisi bukan hanya tergantung pada konsep penyutradaraannya saja atau kreatifitas penulisan naskah, melainkan sangat bergantung pada kemampuan profesionalisme dari seluruh kelompok kerja di dunia broadcast dengan seluruh mata rantai divisinya (Naratama, 2004, hal 62). Dalam memproduksi suatu format acara Talk Show yang saat ini masih menjadi acara unggulan bagi para pemirsa televisi, diperlukan suatu kerjasama yang profesional antar setiap divisi satuan kerja produksi, serta alat produksi yang memenuhi syarat agar dapat menyajikan sebuah acara televisi Talk Show yang dapat memberikan nilai pendidikan, hiburan dan informasi untuk pemirsa televisi.</font></p>
<p><a href="http://bhanusrinugraha.wordpress.com/tv-broadcasting/"><font face="Times New Roman">http://bhanusrinugraha.wordpress.com/tv-broadcasting/</font></a></p>
<p><font face="Times New Roman">Google,03.11.07 18:03</font></p>
<p><font face="Times New Roman"><strong>MENGINTIP DUNIA</strong></font></p>
<p><font face="Times New Roman">Dunia Sim F memang tak begitu besar. Namun bila dikaitkan dengan kehidupan masyarakat modern saat ini, dunia Sim F menjadi suatu hal yang sangat dirindukan. Sebuah taman yang indah, tanpa polusi udara dan jauh dari hiruk-pikuk kendaraan bermotor. Tetapi tidak mudah untuk melihat dengan jelas sebab kita harus bergeser dari satu lubang ke lubang yang lain. Belum lagi cermin yang mengelilinginya membuat kita bingung mana kelinci yang asli mana yang bukan. Cemin itu membentuk ruang maya tak berbatas. Sementara suara-suara alam yang keluar melalui head-phone mengingatkan betapa suara-suara itu semakin jauh dari kehidupan sehari-hari kita yang berada di kota.<span>  </span></font></p>
<p><font face="Times New Roman"> </font><font face="Times New Roman">Di dalam dunia broadcasting, Sim F lebih dikenal sebagai seorang sutradara video klip. Kelompok Project Pop Bandung pernah menjadi salah satu kliennya. Video klip “Jangan Ganggu” mendapatkan penghargaan MTV award 2005 sebagai video musik terbaik. Di tahun-tahun sebelumnya ia juga membuat majalah “Trolley” yang banyak berhubungan dengan dunia seni rupa, desain, gaya hidup dan musik bersama teman-temannya di Bandung. Lulusan Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB ini juga sempat terlibat dalam dunia film pendek.</font></p>
<p><span><font face="Times New Roman">  </font></span><a href="http://frinodoc.wordpress.com/2007/03/11/mengintip-dunia/"><font face="Times New Roman">http://frinodoc.wordpress.com/2007/03/11/mengintip-dunia/</font></a></p>
<p><font face="Times New Roman">Google,03.11.07 19:02</font></p>
<p><strong><font face="Times New Roman">PT RADIO SKIP CONEXIM</font></strong><font face="Times New Roman">Berawal dari kesibukan dunia ICT (Information Center Technology) dan ISP (Internet Service Provider) Coneximnet mencoba membangun sebuah wadah broadcasting untuk menyalurkan kreatifitas komunitas internet di kota ini dengan satu konsep (smart &amp; fun music station) yang lebih segar untuk disuguhkan kepada masyarakat kota Palu dan sekitarnya.</font><font face="Times New Roman">Kami sadar bahwa kehadiran kami ditengah hiruk pikuk dunia siaran radio di Kota Palu membuat persaingan dunia siaran radio semakin ketat, untuk itu SKIP FM mencoba menghadirkan warna yang agak berbeda dengan station radio lainnya dimana SKIP FM lebih menonjolkan nuansa hiburan dan informasi untuk para &#8216;Skipers&#8217; (sebutan untuk para pendengar setia radio SKIP FM).</font><font face="Times New Roman">Dengan power tim yang memiliki sumberdaya serta jam terbang yang cukup lama di dunia Entertainment dan siaran radio, SKIP FM menempatkan anak muda/kawula muda sebagai segmentasi pendengarnya. Jadi tidaklah mengherankan jika nuansa hiburan lebih ditonjolkan sebab kami menyadari dunia radio di Sulawesi Tengah umumnya kota Palu khususnya, siaran radio belum menjadi sebuah kebutuhan melainkan hanya menjadi sarana hiburan dan informasi ringan untuk masyarakat dan anak muda/kawula muda khususnya.</font><a href="http://skipfm.com/"><font face="Times New Roman">http://skipfm.com/</font></a><font face="Times New Roman">Google,03.11.07 19:33</font><strong><font face="Times New Roman">Devianti Febriani Faridz: Jangan takut Bermimpi Setinggi Langit</font></strong><font face="Times New Roman">Profil kita minggu ini adalah sosok yang tidak asing lagi di layar televisi Anda. Ia adalah Devianti Febriani Faridz atau Dev’, demikian rekan-rekan di VOA biasa menyapanya. Devi adalah orang yang berperan besar dalam acara “Dunia Kita”, acara yang rajin mengunjungi Anda Senin siang dan Minggu dini hari. Devi adalah Producer acara informatif yang dikemas dengan menarik itu. Devi mengatakan ketika masih studi di Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Trisakti, ia aktif di English Club.</font><font face="Times New Roman">Dari situ, pada tahun 1997 Devi diterima bekerja di TVRI sebagai penterjemah dan wartawan di English News Service untuk menterjemahkan berita-berita Internasional maupun berita lokal. Dan pada tahun 2001, karier Devi meningkat sebagai anchor (pembawa acara) berita English News Internasional TVRI jam 17.30 WIB hingga pukul 18.00 WIB.</font><a href="http://www.voanews.com/indonesian/archive/2003-10/a-2003-10-28-10-1.cfm"><font face="Times New Roman">http://www.voanews.com/indonesian/archive/2003-10/a-2003-10-28-10-1.cfm</font></a><font face="Times New Roman">Google,03.11.07 19:23</font></p>
<p><font face="Times New Roman"> </font><strong><font face="Times New Roman">Orientasi Wawasan, Smamda Kunjungi SS Media</font></strong><font face="Times New Roman">suarasurabaya.net| Sebanyak 55 siswa dan siswi disertai satu pembimbing ekstra kurikuler broadcasting dan satu guru SMA Muhammadiyah 2 Surabaya mengunjungi Suara Surabaya (SS) Media untuk lebih mengetahui semua hal yang melingkupi dunia radio dan penyiar dalam Diklat Penyiar. </font><font face="Times New Roman">Dalam Diklat Penyiar menunjukkan bahwa antusias dari para siswa dan siswi tentang dunia penyiaran sangat bagus. Hal itu terlihat dalam sesi tanya jawab yang dipandu YOYONG BURHANUDIN Manager On Air SS. </font><font face="Times New Roman">Banyak siswa dan siswi memberi pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan dunia penyiaran. Ada yang bertanya tentang Sumber Daya Manusia (SDM) yang dibutuhkan SS Media, tentang arti &#8220;solusi&#8221; dari motto, dan ada yang bertanya tentang kriteria announcer yang dicari Suara Surabaya.</font></p>
<p><a href="http://www.suarasurabaya.net/v05/ssmedia/"><font face="Times New Roman">http://www.suarasurabaya.net/v05/ssmedia/</font></a></p>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman';">Google,03.112.07 19:28</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mnarief.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mnarief.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mnarief.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mnarief.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mnarief.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mnarief.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mnarief.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mnarief.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mnarief.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mnarief.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mnarief.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mnarief.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mnarief.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mnarief.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mnarief.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mnarief.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mnarief.wordpress.com&amp;blog=1968888&amp;post=6&amp;subd=mnarief&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mnarief.wordpress.com/2007/11/03/dunia-broadcasting/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8be03d635cf526186e8a4488bfa77fa1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mnarief</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dunia Jurnalistik</title>
		<link>http://mnarief.wordpress.com/2007/11/03/dunia-jurnalistik/</link>
		<comments>http://mnarief.wordpress.com/2007/11/03/dunia-jurnalistik/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Nov 2007 13:38:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mnarief</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mnarief.wordpress.com/2007/11/03/dunia-jurnalistik/</guid>
		<description><![CDATA[Blog, Ancaman bagi Jurnalistik Konvensional Gedung Pasca Sarjana, ITS Online - Blog merupakan salah satu media yang dianggap bebas di era digital seperti sekarang ini. Penggunanya atau yang sering disebut blogger dapat bebas menulis, menuangkan ide dan memberikan tanggapan-tanggapan terhadap fenomena yang terjadi ataupun hanya sekedar curhat. Dengan kebebasan yang ditawarkan, lalu apakah teknologi ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mnarief.wordpress.com&amp;blog=1968888&amp;post=5&amp;subd=mnarief&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2><span style="font-size:12pt;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';">Blog, Ancaman bagi Jurnalistik Konvensional</span></h2>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><strong>Gedung Pasca Sarjana, ITS Online</strong> </font></p>
<p><font face="Times New Roman">- Blog merupakan salah satu media yang dianggap bebas di era digital seperti sekarang ini. Penggunanya atau yang sering disebut blogger dapat bebas menulis, menuangkan ide dan memberikan tanggapan-tanggapan terhadap fenomena yang terjadi ataupun hanya sekedar curhat. Dengan kebebasan yang ditawarkan, lalu apakah teknologi ini bisa menjadi media layaknya media jurnalistik?. &#8220;Lho kenapa tidak? medianya kan sudah ada! tinggal bikin liputan, wawancara orang, tambahkan foto beres! <em>gak </em>beda<br />
dengan detik (www.detik.com, Red),&#8221; jelas Rane hafid dalam seminar kemarin.</font><font face="Times New Roman">Mengenai kebebasan yang  dalam media blog, Rane mengungkapkan bahwa hal ini ditawarkan kembali kepada tanggung jawab masing-masing dari blogger untuk menghargai apa yang ditulis. Dengan kebebasan itu pula, haruskah blog dibuat mengikuti kaidah jurnalistik? Rane yang juga salah satu penyiar radio di Singapura ini pun menjawabnya dengan, &#8221; Adalah hak seseorang untuk membuat blog dengan cara apapun dan isi apapun, tapi sebenarnya ada prinsip-prinsip tak tertulis atau aturan sosial yang harus dipatuhi untuk membuat hubungan antar manusia bisa terus berjalan dengan baik&#8221;.</p>
<p></font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><a href="http://ww.its.ac.id/berita.php?nomer=3294"><font face="Times New Roman">http://ww.its.ac.id/berita.php?nomer=3294</font></a></p>
<p><font face="Times New Roman">Google,03.11.07 17:32</font><font face="Times New Roman"><strong><span style="font-size:11pt;">Laurie Garrett, Menggugat Dunia Industri Media AS </span></strong><strong><span style="font-size:11pt;"></span></strong></font><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">KRISTAL-kristal salju lembut luruh pagi itu di </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Manhattan</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">, </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">New York</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">. Bosan dengan ramalan cuaca di Weather Channel sejak Jumat (11/3) dini hari, iseng- iseng pindah ke saluran C-Span, ternyata ada kabar mengejutkan: Laurie Garrett, wartawan sains dan kesehatan peraih Pulitzer mundur dari tabloid Newsday, tempat ia bekerja sejak tahun 1988. Selama dua jam ia menjadi tamu stasiun TV C-Span menjelaskan mengapa ia mundur dan berinteraksi dengan pemirsa mempersoalkan kiprah industri media di AS dewasa ini.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">IA terlihat lebih gemuk dibandingkan dengan fotonya di cover belakang bukunya, The Coming Plague: Newly Emerging Diseases in a World Out of Balance, buku best seller yang dipuji sebagai &#8220;salah satu buku terbaik tahun 1994&#8243; (Kompas, 13/4/1996). Bukunya yang lain, Betrayal of Trust: The Collapse of Global Public Health (2000) juga menjadi best seller dan meraih penghargaan George C Polk untuk Buku Terbaik tahun 2000. Ini penghargaan Polk kedua yang diperolehnya setelah laporannya, Crumbled Empire, Shattered Health, diberi penghargaan Polk untuk Liputan Internasional.</span><a href="http://www.kompas.com/kompas-cetak/0503/23/naper/1636668.htm"><font face="Times New Roman">http://www.kompas.com/kompas-cetak/0503/23/naper/1636668.htm</font></a></p>
<p><font face="Times New Roman">Google,03.11.07 17:34</font></p>
<h2><span class="mw-headline"><span style="font-size:12pt;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';">Dunia Jurnalistik</span></span><span style="font-size:12pt;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';"></span></h2>
<p><font face="Times New Roman">Pada 1971, Goenawan bersama rekan-rekannya mendirikan majalah Mingguan </font><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tempo" title="Tempo"><font face="Times New Roman">Tempo</font></a><font face="Times New Roman">, sebuah majalah yang mengusung karakter jurnalisme majalah Time. Disana ia banyak menulis kolom tentang agenda-agenda politik di Indonesia. Jiwa kritisnya membawanya untuk mengkritik rezim Soeharto yang pada waktu itu menekan pertumbuhan demokrasi di Indonesia. Tempo dianggap sebagai oposisi yang merugikan kepentingan pemerintah sehingga dihentikan penerbitannya pada 1994. Goenawan Mohammad kemudian mendirikan Aliansi Jurnalis Independen (AJI), asosiasi jurnalis independen pertama di Indonesia. Ia juga turut mendirikan Institusi Studi Arus Informasi (ISAI) yang bekerja mendokumentasikan kekerasan terhadap dunia pers Indonesia. Ketika Majalah Tempo kembali terbit setelah </font><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Soeharto" title="Soeharto"><font face="Times New Roman">Soeharto</font></a><font face="Times New Roman"> diturunkan pada tahun </font><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1998" title="1998"><font face="Times New Roman">1998</font></a><font face="Times New Roman">, berbagai perubahan dilakukan seperti perubahan jumlah halaman namun tetap mempertahankan mutunya. Tidak lama kemudian, Tempo memperluas usahanya dengan menerbitkan surat kabar harian bernama </font><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Koran_Tempo" title="Koran Tempo"><font face="Times New Roman">Koran Tempo</font></a><font face="Times New Roman">. Setelah terbit beberapa tahun, Koran Tempo menuai masalah. Pertengahan bulan Mei 2004, Pengadilan Negeri Jakarta Timur menghukum Goenawan Mohammad dan Koran Tempo untuk meminta maaf kepada </font><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tommy_Winata" title="Tommy Winata"><font face="Times New Roman">Tommy Winata</font></a><font face="Times New Roman">. Pernyataan Goenawan Mohammad pada tanggal 12-13 Maret 2003 dinilai telah melakukan pencemaran nama baik bos </font><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Artha_Graha&amp;action=edit" title="Artha Graha"><font face="Times New Roman">Artha Graha</font></a><font face="Times New Roman"> itu.</font></p>
<p><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Goenawan_Mohamad"><font face="Times New Roman">http://id.wikipedia.org/wiki/Goenawan_Mohamad</font></a></p>
<p><font face="Times New Roman">Google,03.11.07 17:38</font></p>
<h2><span style="font-size:12pt;font-style:normal;font-family:'Times New Roman';">Menyelamatkan Akar Lapuk Jurnalisme</span></h2>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><span class="submitted">August 25th, 2007</span><span class="submitted"> — Arya </span></font></p>
<p><font face="Times New Roman">Dalam pertemuan kita hampir setahun yang lalu, saya mengajukan sebuah preposisi: bahwa pendekatan yang paling penting untuk menggali lebih jauh mengenai “jurnalisme baru” adalah justru “jurnalisme lama”, disiplin lama di bidang jurnalistik yang semestinya sudah mewaris secara turun-temurun, semenjak jurnalisme bermutu (quality journalism) mulai dipraktekkan oleh para wartawan idealis dan pemilik media idealis, sejak awal abad ke-20. Dengan kata lain, usulan saya setahun yang lalu itu adalah “untuk menyelamatkan jurnalisme, marilah kita semua berupaya dengan sungguh-sungguh dan sekuat daya upaya untuk kembali ke akar jurnalisme”. Adapun akar jurnalisme adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan hal-hal berikut ini:</font></p>
<p><font face="Times New Roman">Misi utamanya adalah mencerahkan khalayak pembaca/pemirsanya, dengan niat untuk mengungkapkan berbagai hal yang penting, relevan, dan diperlukan oleh khalayak yang dilayaninya. Untuk mencapai misi ini maka jurnalisme harus terus-menerus menjaga kemampuannya untuk menggugat, bersikap kritis dan skeptis, tak berhenti mempertanyakan segala hal dan keadaaan, dan berpihak kepada mereka yang tak memiliki suara atau yang berada dalam posisi yang “lemah”. Untuk konteks yang terakhir ini, misi jurnalisme adalah “to comfort the afflicted, and to afflict the comfortable” (ungkapan dari Finley Peter Dune, 1867-1936, seorang wartawan Amerika Serikat yang cukup berpengaruh di eranya).</font></p>
<p><a href="http://aryagunawan.wordpress.com/2007/08/25/"><font face="Times New Roman">http://aryagunawan.wordpress.com/2007/08/25/</font></a></p>
<p><font face="Times New Roman">Google,03.11.07 17;44</font></p>
<h1><span style="font-size:12pt;color:black;"><a href="http://www.journalist-adventure.com/?p=86"><span style="color:black;"><font face="Times New Roman">Langkah-langkah menuju sukses bidang jurnalistik</font></span></a></span></h1>
<p><font face="Times New Roman">“Making a true decision means committing to achieving a result, and then cutting yourself off from any other possibility.” Tony Robbins</font></p>
<p><font face="Times New Roman">Keputusan merupakan langkah pertama menuju sukses di bidang jurnalistik. Jika Anda ragu dengan dunia jurnalistik, dunia media, dunia wartawan dunia radio, televisi, surat kabar dan online, Anda jangan coba-coba terjun. Penderitaan menunggu Anda jika tidak ada keputusan mengenai risiko dan keuntungan masuk dunia media massa.</font></p>
<p><font face="Times New Roman">Banyak diantara rekan yang belum mengambil keputusan mantap memasuki dunia ini sehingga di tengah jalan mundur. Tidak cocok untuk saya, lalu beralih ke karir lain. Nah bagi Anda, yang ragu-ragu meski memiliki minat besar dan pengalaman banyak berkaitan dengan media, Anda harus putuskan dulu. Saya 100 persen komit di dunia jurnalistik.</font></p>
<p><a href="http://www.journalist-adventure.com/?p=86"><font face="Times New Roman">http://www.journalist-adventure.com/?p=86</font></a></p>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman';">Google,03.11.07 17:54</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mnarief.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mnarief.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mnarief.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mnarief.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mnarief.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mnarief.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mnarief.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mnarief.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mnarief.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mnarief.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mnarief.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mnarief.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mnarief.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mnarief.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mnarief.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mnarief.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mnarief.wordpress.com&amp;blog=1968888&amp;post=5&amp;subd=mnarief&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mnarief.wordpress.com/2007/11/03/dunia-jurnalistik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8be03d635cf526186e8a4488bfa77fa1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mnarief</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dunia Public Relation</title>
		<link>http://mnarief.wordpress.com/2007/11/03/dunia-public-relation/</link>
		<comments>http://mnarief.wordpress.com/2007/11/03/dunia-public-relation/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Nov 2007 13:35:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mnarief</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mnarief.wordpress.com/2007/11/03/dunia-public-relation/</guid>
		<description><![CDATA[Dunia PR dalam Tantangan Globalisasi A.B. Susanto* Banyak sekali informasi yang negatif yang berkeliaran di samudra global tentang Indonesia dan termasuk diantaranya berkaitan erat dengan dunia bisnis Indonesia. Sementara dunia bisnis seolah tak berdaya menghadapinya. Sehingga bukan hanya rupiah saja yang menjadi bulan-bulanan inforamsi global, tetapi juga aspek bisnis lain, seperti investasi, hutang bahkan produk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mnarief.wordpress.com&amp;blog=1968888&amp;post=4&amp;subd=mnarief&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><font face="Times New Roman">Dunia PR dalam Tantangan Globalisasi<br />
<em><span>A.B. Susanto*</span></em></font></strong></p>
<p style="margin:auto 0;" class="isi"><font face="Times New Roman">Banyak sekali informasi yang negatif yang berkeliaran di samudra global tentang Indonesia dan termasuk diantaranya berkaitan erat dengan dunia bisnis Indonesia. Sementara dunia bisnis seolah tak berdaya menghadapinya. Sehingga bukan hanya rupiah saja yang menjadi bulan-bulanan inforamsi global, tetapi juga aspek bisnis lain, seperti investasi, hutang bahkan produk ekspor kita. Isu-isu seperti lingkungan hidup untuk produk-produk hasil hutan, dan isu-isu lain seperti dumping, sangat  mempersulit ekspor kita. </font></p>
<p style="margin:auto 0;" class="isi"><font face="Times New Roman">Ini jelas mencerminkan betapa lemahnya kemampuan PR kita. Termasuk kurang handalnya pemanfaatan teknologi. Teknologi dalam era globalisasi sekarang ini tidak hanya sekedar suatu alat. Teknologi menawarkan kebebasan untuk mempraktekkan kemampuan pemasar melalui cara-cara baru, diantaranya  dalam  bidang komunikasi pemasaran<em>.</em></font></p>
<p style="margin:auto 0;" class="isi"><font face="Times New Roman"><em>Public relations</em> (PR) sebagai salah satu pilar terpenting dalam komunikasi pemasaran untuk menciptakan reputasi perusahaan, juga mengalami dampaknya. Dalam strategi komunikasi global para praktisi PR memposisikan diri di <em>front line</em> yang mengkomunikasikan sasaran, pesan-pesan utama, <em>target publics</em>, dan rencana-rencana perusahaan.</font></p>
<p style="margin:auto 0;" class="isi"><a href="http://jakartaconsulting.com/art-99-03.htm"><font face="Times New Roman">http://jakartaconsulting.com/art-99-03.htm</font></a></p>
<p style="margin:auto 0;" class="isi"><font face="Times New Roman">Google,03.11.07 16:26</font></p>
<h1><span style="font-size:12pt;"><font face="Times New Roman">Kunci Public Relations masa depan adalah Partisipasi, bukan Pitching</font></span></h1>
<p><font face="Times New Roman">Setelah lama tidak terjun dalam kapasitas sebagai Professor PR and Journalism, WW menerima undangan <strong>Lembaga Manajemen PPM</strong> untuk mengisi sesi kursus &#8220;Menjadi PR andal dengan mempertajam kompetensi&#8221;. Lima puluh orang praktisi PR dari BTN, Astra Mitra Ventura, </font><a href="http://perspektif.net/article/article.php?article_id=615"><font face="Times New Roman">Indosat</font></a><font face="Times New Roman">, Suara Merdeka, Aneka Tambang dan lainnya mengikuti presentasi Indira Abidin, Sutji Lantyka, </font><a href="http://perspektif.net/article/article.php?article_id=685"><font face="Times New Roman">Farhan</font></a><font face="Times New Roman"> dan Wimar Witoelar. </font></p>
<p><font face="Times New Roman">Dengan meninggalkan kostum dan lawakan yang biasa menjadi cirinya WW tampil serius dengan materi <strong>&#8216;Leveraging PR Competence&#8217;</strong>. Tapi sesekali terdengar juga tawa dari deretan peserta menanggapi humor yang tetap masuk dalam contoh-contoh kasus PR yang memang lucu. </font></p>
<p><font face="Times New Roman">Secara garis besar, dalam materinya WW menggambarkan area kompetensi PR yaitu &#8216;positioning, personality, proposition&#8217; sesuai buku Tom Brannan <strong>&#8216;Integrated Marketing Communication&#8217;</strong>. Dalam hal &#8216;positioning&#8217;, PR dituntut untuk menetapkan posisi klien. Hal ini membutuhkan kemampuan strategic analysis yang baik. Sementara itu, kompetensi di bidang personality diperlukan untuk mendefinisikan image dari klien yang akan dibawakan kepada publik. Terakhir adalah proposition dalam bentuk langkah konkrit Integrated Communication membangun image di tengah masyarakat. Tiga hal dasar yang harus dipikirkan adalah penetapan &#8216;key messages&#8217; yang mudah diingat oleh masyarakat, penetapan &#8216;target market&#8217; dan yang terakhir adalah menentukan media yang akan digunakan. </font></p>
<p><a href="http://perspektif.net/article/article.php?article_id=695"><font face="Times New Roman">http://perspektif.net/article/article.php?article_id=695</font></a></p>
<p><font face="Times New Roman">Google,03.11.07 16:38</font></p>
<p><font face="Times New Roman"> </font><font face="Times New Roman"> </font><strong><span style="color:black;"><a href="http://www.virtual.co.id/blog/?p=16"><span style="color:black;"><font face="Times New Roman">Cyber PR: Humas pun Bisa Menggoalkan Penjualan</font></span></a><span class="copy"></span></span></strong><font face="Times New Roman">Selama ini, diakui atau tidak, ada garis tegas yang memisahkan antara pekerja Public Relation (PR, Humas) dan ujung tombak penjualan perusahaan. Humas hanya bekerja di wilayah pembangunan citra perusahaan. Sementara Divisi Penjualan mengurusi uang yang harus mengalir ke perusahaan. Kini Internet telah meleburkan dua jenis profesi tersebut. Dengan berbekal siaran pers dan strategi pemasaran Internet yang tepat seorang pekerja humas mampu mencetak penjualan.</p>
<p>Apa rahasianya? Ini: rancang agar siaran pers perusahaan dengan mudah dicari oleh pengguna Internet melalui mesin cari seperti Google dan Yahoo!. Menurut Nielsen/Net Rating, pada Juni 2004 saja tercatat 21 juta orang membaca Yahoo News. Sementara itu, hanya setahun setelah peluncurannya, Google News diakses oleh 6,5 juta orang setiap bulannya. Dan inilah fakta menariknya: pembaca utama Google News dan Yahoo News bukan wartawan melainkan konsumen pembaca berita.</font></p>
<p><font face="Times New Roman">Divisi Humas Southwest Airline, seperti dikisahkan MarketingSherpa, memikirkan cara menjangkau kalangan pembaca tersebut melalui siaran pers. Meraka akhirnya menemukan bahwa salah satu kata kunci yang paling banyak dicari konsumen adalah “cheap airline tickets” dan “cheap airfare”</font></p>
<p><a href="http://www.virtual.co.id/blog/index.php?p=16"><font face="Times New Roman">http://www.virtual.co.id/blog/index.php?p=16</font></a></p>
<p><font face="Times New Roman">Google, 03.11.07 16;45</font></p>
<p><font face="Times New Roman"><span class="konten"><strong>”Public Relation” = Diplomasi Publik</strong></span><strong></strong></font><font face="Times New Roman">Orang-orang di Indonesia dan seluruh dunia saat ini berjalan menuju ke masa depan dengan berbagai perasaan yang bercampur-aduk antara keingintahuan, optimisme, posimisme dan kekhawatiran.<br />
Bagaimanapun juga, tantangan yang bakal kita hadapi di depan bukanlah yang pertama kali maupun tidak mungkin tidak kita hadapi. Salah satu karakteristik dunia adalah interconnectedness (saling terkait) atau interdependence (saling ketergantungan). Bahkan orang yang menentang nilai globalisasi pun setuju bahwa karakter dominan dari dunia kita adalah saling ketergantungan.<br />
Rober W Grupp, Ketua International Public Relations Association (IPRA), mengatakan  “Using Public Relations to Foster a Culture of Collaboration”. IPRA yang didirikan pada tahun 1955, para profesional PR dunia sepakat dalam rangka menggunakan skill komunikasi profesional yang mereka miliki untuk membuat dunia bersatu kembali setelah Perang Dunia II, baik secara geografis, cultural dan ekonomis. </font></p>
<p><a href="http://batampos.co.id/content/view/31247/98/"><font face="Times New Roman">http://batampos.co.id/content/view/31247/98/</font></a></p>
<p><font face="Times New Roman">Google,03.11.07 16:50</font></p>
<h3><font face="Arial">Bagaimana Menghadapi Wartawan “Bodrex” ?</font></h3>
<p><font face="Times New Roman">Wajarkah ? Tentu saja tidak. Masalahnya, bagi para pejabat <em>Corporate Secretary</em> maupun PRO ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi, terkadang dicap salah oleh manajemen kalau tidak bisa mengendalikan wartawan “bodrex”. Memang wartawan “bodrex” ini memiliki strategi untuk mengganggu manajemen agar mereka mengeluarkan dana untuk mereka. Namun disisi lain, <em>Corporate Secretary</em> atau PRO yang terkadang sudah tahu kelakuan “bodrex” tidak berdaya dan apa boleh buat mereka pun terpaksa mengeluarkan dana diluar budget ini<br />
Wartawan “bodrex” biasanya berkeliaran di acara-acara yang diselenggarakan di hotel-hotel. Namun ranking tertinggi yang biasanya menjadi sasaran mereka adalah acara Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) atau RUPSLB (Luar Biasa) yang dilakukan oleh perusahaan publik – perusahaan yang sudah mencatatkan sahamnya di bursa efek. Mereka mengetahui informasi waktu dan tempat penyelenggaraan rapat umum tersebut dari membaca di media bisnis – yang memang merupakan kewajiban bagi perusahaan publik.</font></p>
<p><a href="http://suksespr.blogspot.com/2006/05/bagaimana-menghadapi-wartawan-bodrex.html"><font face="Times New Roman">http://suksespr.blogspot.com/2006/05/bagaimana-menghadapi-wartawan-bodrex.html</font></a></p>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman';">Google,03.11.07 16:55</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mnarief.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mnarief.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mnarief.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mnarief.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mnarief.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mnarief.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mnarief.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mnarief.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mnarief.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mnarief.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mnarief.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mnarief.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mnarief.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mnarief.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mnarief.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mnarief.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mnarief.wordpress.com&amp;blog=1968888&amp;post=4&amp;subd=mnarief&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mnarief.wordpress.com/2007/11/03/dunia-public-relation/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8be03d635cf526186e8a4488bfa77fa1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mnarief</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tulisan 1</title>
		<link>http://mnarief.wordpress.com/2007/10/23/tulisan-1/</link>
		<comments>http://mnarief.wordpress.com/2007/10/23/tulisan-1/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Oct 2007 01:38:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mnarief</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mnarief.wordpress.com/2007/10/23/tulisan-1/</guid>
		<description><![CDATA[ini posting saya yang pertama<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mnarief.wordpress.com&amp;blog=1968888&amp;post=3&amp;subd=mnarief&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ini posting saya yang pertama</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mnarief.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mnarief.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mnarief.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mnarief.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mnarief.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mnarief.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mnarief.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mnarief.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mnarief.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mnarief.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mnarief.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mnarief.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mnarief.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mnarief.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mnarief.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mnarief.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mnarief.wordpress.com&amp;blog=1968888&amp;post=3&amp;subd=mnarief&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mnarief.wordpress.com/2007/10/23/tulisan-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8be03d635cf526186e8a4488bfa77fa1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mnarief</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
